pintar karena sering pintar/marquee>
Tampilkan postingan dengan label B.Indonesia. Tampilkan semua postingan

Teks prosedur

0 komentar

Pengertian Teks Prosedur


Apa yang dimaksud dengan teks prosedur (procedure text)? Secara umum, pengertian teks prosedur adalah suatu teks yang berisi tentang langkah-langkah untuk melakukan sesuatu secara tepat dan berurutan sehingga hasil yang diinginkan dapat tercapai.
Pendapat lain mengatakan pengertian teks prosedur adalah teks yang memuat tentang cara dan tahap-tahap untuk membuat atau melakukan sesuatu secara berurutan. Jenis teks ini mengandung kata perintah (imperatif) untuk melakukan sesuatu sehingga pembaca melakukan perintah sesuai dengan teks tersebut.
Seluruh tulisan dalam procedure text saling terkait satu sama lainnya, mulai dari awal hingga akhir. Selain itu, teks ini juga berisi keterangan-keterangan sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya. Dengan kata lain, tujuan dibuatnya jenis teks ini adalah untuk memudahkan pembaca/ pendengar dalam melakukan sesuatu dengan benar sehingga hasil yang didapatkan sesuai dengan keinginan

Procedure text memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis teks lainnya. Adapun ciri-ciri teks prosedur adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan Imperatif
Kalimat imperatif adalah kalimat yang sifatnya memberikan perintah dan berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang agar tidak melakukan sesuatu.
Contoh;
  • Mohon menjaga kebersihan lingkungan!
  • Dilarang merokok di dalam ruangan ber-AC!
  • Kerjakan tugas Anda dengan benar dan tepat waktu!
2. Menggunakan Kata Kerja Aktif
Kata kerja aktif adalah jenis kata yang menyatakan melakukan suatu tindakan kepada atau kegiatan kepada objeknya. Kata kerja ini mendapat awalan mem- dengan atau tanpa akhiran kan.
Contoh;
  • Mengangkat
  • Meningkatkan
  • Memegang
  • Menggantung
3. Menggunakan Konjungsi
Jenis teks ini menggunakan konjungsi atau kata penghubung untuk mengurutkan suatu kegiatan dan bersifat kronologis.
Contoh;
  • Setelah itu
  • Selanjutnya
  • Kemudian
  • Lalu
  • Berikutnya
4. Menggunakan Kata Keterangan
Jenis teks ini memakai kata keterangan untuk menyatakan waktu, tempat, dan cara secara rinci. Fungsi kata keterangan tersebut untuk memberikan keterangan terhadap kata lain.
Contoh;
  • Joko pergi ke rumah paman tadi sore.
  • Bowo memotong kue dengan pisau plastik.
5. Terdapat Tujuan yang Ingin Dicapai, Langkah-Langkah, dan Penutup.
Seperti yang telah dijelaskan di paragraf awal, jenis teks ini pada umumnya menjelaskan tujuan yang ingin dicapai, langkah-langkah yang harus di lakukan, dan kata-kata penutup.
6. Menggunakan Kalimat Saran dan Larangan
Procedure text biasanya menggunakan kalimat yang bersifat larangan atau memberikan saran kepada pembaca atau pendengarnya.
7. Menggunakan Akhiran -i dan -kan
Pada umumnya jenis teks ini menggunakan akhiran -i dan -kan pada kata kerja yang digunakan.
Contohnya;
  • Kamu harus menyirami bunganya setiap hari.
  • Coba lemparkan bola tersebut ke atas

Read More »

Teks Eksposisi

0 komentar

Pengertian Teks Eksposisi


Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Pendapat lain menyatakan bahwa Teks Eksposisi adalah jenis atau ragam teks yang memiliki fungsi menyampaikan gagasan-gagasan berupa pemikiran tentang suatu topik. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi.

Ragam teks Eksposisi ini sering digunakan dalam konteks komunikasi sehari-hari secara lisan, maupun tulisan. Misalnya, ketika kalian melakukan diskusi dalam forum seminar, seseorang yang menyampaikan argumen dalam debat pendapat dan sebagainya.
Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi uraian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses. Teks Eksposisi layaknya teks yang lain, yakni memiliki struktur.

 Struktur Teks Eksposisi

Adapun struktur teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
  1. Judul

Judul hendaknya menggambarkan sesuatu yang dibahas dalam teks Eksposisi. Judul hendaklah ditulis dengan kata-kata yang singkat, menarik dan sarat akan makna.
  1. Pernyataan Umum atau Tesis

Bagian ini berfungsi untuk memperkenalkan topik sekaligus menempatkan pembaca pada posisi tertentu. Karena dengan teks yang digunakan penulis itu ingin mengemukakan pendapat, maka pembaca bisa berada pada posisi yang sependapat atau pada posisi yang bersebrangan dengannya.
  1. Argumentasi atau alasan

Bagain dari teks Eksposisi adalah argumen atau alasan. Panjang dan pendeknya bagian ini tergantung pada jumlah argumen yang telah kalian kenalkan secara garis besar di dalam pernyataan umum, kemudian kalian menyebutkan ulang dan menjabarkan argumen tersebut dalam paragraf-paragraf. Pengembangan argumen menjadi paragraf ini dilakukan melalui penyajian contoh dan alasan.
  1. Penegasan Ulang Pendapat (Simpulan)

Pengulangan tersebut dilakukan dengan berdasarkan pada argumen yang telah disajikan di dalam bagian sebelumnya. Pengulangan opini bersifat pilihan, sehingga tidak semua teks Eksposisi mempunyainya.

Read More »

Teks Eksplanasi

0 komentar

Pengertian Teks Eksplanasi



Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi (explanatory text)Pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses atau tahapan ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ terjadinya suatu fenomena atau peristiwa yang berkaitan dengan alam, sosial, ilmiah, dan budaya.
Pendapat lain mengatakan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah suatu paragraf atau teks yang isinya menjelaskan informasi mengenai proses terjadinya suatu fenomena, baik itu fenomena alam, ilmu pengetahuan, serta kehidupan sosial dan budaya. Jenis teks ini sering ditemukan dalam buku-buku sains, geografi dan sejarah.
Setiap peristiwa di sekitar kita tentunya ada proses dan hubungan sebab-akibat dengan peristiwa lainnya. Di dalam explanatory textterdapat penjelasan tentang hubungan sebab-akibat tersebut dengan menggunakan aspek “mengapa” dan “bagaimana” suatu peristiwa terjadi.
Pada dasarnya tujuan teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan tentang “mengapa” dan “bagaimana” suatu fenomena atau peristiwa terjadi. Misalnya, artikel tentang dampak global warming, peristiwa meletusnya gunung merapi, dan lain sebagainya.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Explanatory text memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Adapun ciri-ciri teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

Semua informasi yang disampaikan di dalam teks adalah berdasarkan fakta (faktual) tanpa adanya tambahan opini dari penulis.
Topik yang dibahas di dalamnya adalah fenomena yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan atau bersifat ilmiah.
Jenis teks ini bersifat informatif dan tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk mempercayai hal-hal yang dibahas.
Struktur teksnya terdiri dari tiga jenis, yaitu; pernyataan umum, deretan penjelas atau sebab-akibat, dan interpretasi.
Penjelasan di dalam teks ini menggunakan sequence markers, seperti; Pertama, Kedua, Ketiga, dan lainnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di dalam explanatory text terdapat 3 struktur yang membangun teks ini sehingga menjadi satu kesatuan. Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

1. Pernyataan Umum

Pada bagian pernyataan umum memuat tentang penjelasan umum mengenai suatu topik atau peristiwa yang dibahas. Pernyataan umum ini bisa berupa pengenalan atau penjelasan singkat tentang suatu peristiwa/ fenomena.
2. Deretan Penjelas
Pada bagian deretan penjelas terdapat informasi mengenai sebab-akibat suatu peristiwa atau fenomena. Bagian deretan penjelas ini disusun sedemikian rupa sehingga dapat menjelaskan suatu peristiwa secara berurutan dari awal hingga akhir.

3. Interpretasi
Interpretasi merupakan teks penutup dan bukan suatu keharusan. Pada bagian interpretasi ini menjelaskan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas dari topik yang dibahas.

Read More »